Peristiwa

Soal Iklan Hawaii Night Party, Ini Komentar Manajemen Comforta Hotel

Manajer HRD Comforta Hotel Dumai, Sukari

DUMAI (MR) - Warga Kota Dumai dikejutkan dengan adanya flayer dan iklan acara tahun baru bertemakan Hawaii Night Party yang digelar Comforta Hotel Dumai.

Acara pesta menyambut tahun baru ini langsung mendapat reaksi keras dari warganet di Dumai. Mereka keberatan dengan acara yang diduga bernuansa maksiat.

Apalagi dalam flayer yang disebar tampak gambar wanita berpakaian bikini seolah-olah di pantai Hawai. Warga Dumai takut, bencana akan melanda jika acara ini tetap digelar.

Manajemen Comforta Hotel Dumai, melalui manajer HRD, Sukari membantah jika acara yang tersebar melalui flayer itu adalah acara yang digagas oleh Comforta Hotel.

"Kami pastikan flayer yang beredar di media sosial itu hoax. Pihak kita tidak pernah berencana melaksanakan acara tersebut," jelas Sukari dihubungi monitorriau.com Rabu (26/12/2018).

Sukari menjelaskan dalam flayer itu memiliki keganjilan. Dalam flayer itu terdapat logo Comforta Hotel Dumai, namun bukan logo yang biasa dipakai pihaknya.

Tak hanya itu, di flayer juga tidak disebutkan contac person yang biasa dipakai untuk reservasi. Flayer ini juga tidak diposting di media sosial promo resmi (instagram) Comforta Hotel Dumai.

"Itu bukan logo kita yang biasanya dan sangat aneh sekali jika pihak marketing tidak mencantumkan nomor telepon. Bisa cek instagram resmi kita di @comfortahoteldumai, tak ada flayernya. Kita jika ada acara dan promo selalu posting di Ig," jelasnya lagi.

Atas kejadian ini, pihak Comforta Hotel Dumai sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut dan mencari tau apa motif penyebaran hoax melalui flayer Hawaii Night Party.

"Ya kami sudah berkoordinasi, barangkali ada oknum yang sengaja merusak reputasi hotel kami," pungkas Sukari.

Menolak Tegas
Sementara itu, Front Pembela Islam (FPI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Dumai menyatakan menolak dengan tegas  event Hawai Night Party yang diduga akan dilaksanakan Comforta Hotel pada malam pergantian Tahun Baru 2019 mendatang.



Andi Qadri selaku Formature HMI cabang Dumai juga angkat bicara terkait hal tersebut, dalam menjaga kerukunan sosial dan adat berbudaya yang ada di negeri Melayu Riau.

Dia meminta semua pihak tidak lengah terhadap seluruh kegiatan berbau maksiat yang terus menyebar dan meningkat di kota Dumai.

Sedangkan, Ketua FPI kota Dumai, Azwar Djas menyebutkan pihaknya terus mendapatkan laporan dari masyarakat terkait brosur yang bertebaran di dunia maya.

"FPI Kota Dumai sudah melayangkan surat keberetan terkait acara tersebut ke pihak Hotel Comforta, dan ditembuskan ke Majelis Ulama Indonesia, Lembaga Adat Melayu Riau serta pihak Kepolisian yang ada di Kota Dumai," kata Azwar Djas.

Dikatakannya, keberatan tersebut disebutkannya terkait acara yang diduga mengguncang maksiat yang dapat mendatangkan bencana alam di negeri Melayu yang identik dengan ajaran Islam.

"Kita tidak ingin bencana melanda negeri Melayu yang kita cintai ini, dan saya harapkan pihak Comforta Hotel dapat menghargai adat istiadat yang berlaku di kota Dumai," katanya menegaskan. (red/tim)




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan