Korban Tewas Musibah Tanah Longsor Kolombia Mencapai 112 Orang
MOCOA (MR) – Korban tewas musibah tanah longsor di Mocoa, Provinci Putumayo, Kolombia, sudah mencapai 112 orang. Musibah tersebut terjadi setelah Sungai Mocoa dan tiga anak sungai lainnya meluap akibat tingginya intensitas curah hujan dalam satu bulan terakhir.
Tanah longsor terjadi sepanjang malam hingga dini hari waktu setempat. Diperkirakan, ratusan warga masih berada di balik tumpukan tanah longsor tersebut. Presiden Kolombia Juan Manuel Santos langsung meninjau musibah tersebut.
“Kita tidak tahu seberapa banyak korban nantinya. Kami terus melakuka pencarian,” tutur Juan Manuel Santos, seperti dimuat USA Today, Minggu (2/4/2017).
Saksi mata menuturkan, alarm tanda bencana tidak bisa terdengar dengan jelas. Sebab, bangunan-bangunan bergetar cukup hebat sehingga menutupi bunyi alarm tersebut. Juru bicara Palang Merah Kolombia, Oscar Forero, menyatakan pihaknya siap membentuk unit khusus di Mocoa.
“Banyak orang yang mencari kerabatnya. Kami akan membentuk unit khusus untuk membantu para kerabat mencari orang-orang terkasih,” ucap Forero.
Seorang ahli bius di rumah sakit setempat, Herman Granados, meyakini sedikitnya 300 orang korban luka-luka yang sedang mendapatkan perawatan. Ia juga menuturkan, para pekerja di rumah sakit tersebut ikut membantu warga mencari kerabatnya di antara timbunan lumpur meski mungkin saja orang-orang terkasih para pekerja itu turut menjadi korban hilang.*** (okz)
