Pipa Bocor, Warga Tuding Ada Kelalaian Pihak Pertamina
DUMAI (MR) - Warga Jayamukti Dumai menuding bocornya pipa minyak Pertamina di jalan Janur Kuning Sabtu (29/9/2018), ada unsur kelalaian Pertamina Dumai.
Hal ini diungkapkan warga Jalan janur Kuning, Jayamukti, Hannur Hadi Putra kepada monitorriau.com.
"Ini kebocoran yang kedua kali, sebelumnya juga pernah bocor juga dan lebih besar dari ini. Inikan ada undur kelalaian," ungkapnya.

Hannur Hadi Putra yang biasa disapa Aan, mengatakan selama ini ia tak pernah melihat ada pihak Pertamina Dumai yang melakukan pengecekan secara berkala.
"Saya tak pernah nampak orang pertamina ngecek pipa ini secara berkala padahal pipa ini kan untuk digunakan hampir setiap hari," katanya.
Bahkan aan menduga pihak pertamina mengetahui kebocoran ini bukan dari sistem mereka tapi melalui facebook aan sendiri.
"Tadi sempat saya share status di facebook soal kebocoran ini, memang ada komen dari orang pertamina tak selang beberapa lama saya lihat, muncul mereka di lokasi kebocoran," imbuhnya.

Ia juga mengatakan seharusnya perusahaan sebesar Pertamina harusnya memiliki sistim pengawasan yang canggih.
"Jangan sudah bocor dan mencemari alam, baru perusahaan tau. Harus ada sistim pengawasan yang baguslah," ujarnya.
Sementara itu, saat tim redaksi monitorriau.com mengkonfismasi GM Pertamina RU II Dumai, Otto Gerentaka menanyakan soal bocornya pipa, sang GM hanya menjawab singkat.
.jpg)
"Pipa tersebut dibawah kendaliTBBM dan bukan RU II. Tetesan terjadi di flange akan segara diperbaiki," jawab Otto.
Otto juga membantah statment dari staf Pertamina di berita sebelumnya yang menyatakan pipa sudah uzur.
Ketika ditanyakan tanggapan soal bocornya pipa ini sudah berlangsung lama, GM Pertamina RU II Dumai kembali meyarankan wartawan menanyakan ke Humas TBBM (depot).
Penulis : Didin Marichan
