Riau

Cegah Karhutla, Bupati Bengkalis Amril Minta Masyarakat Peduli Lingkungan

BENGKALIS (MR) - Bupati Bengkalis Amril Mukminin, menegaskan, bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus melakukan upaya pencegahan terjadinya bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2017.

"Kita akan tetap siaga mengenai Karhutla ini. Lebih lagi gubernur maupun presiden, telah menginstruksikan demikian. Dengan begitu, kita siap lakukan pencegahan dan antisipasi sejak dini agar tidak terjadi bencana asap yang mengganggu aktivitas dan mempengaruhi perekonomian," ujar Amril Mukminin.

Hal itu disampaikannya, usai mengikuti apel Kesiapan Satgas Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Asap Akibat Karlahut di Provinsi Riau tahun 2017, di halaman kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Jum'at (3/2/2017) pagi.

Masih kata Amril, sebagaimana amanat Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman, tahun 2016 lalu, Riau berhasil menurunkan jumlah titik api, dari 100 persen menjadi 16 persen.

"Maka tahun ini, kita tetap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan seluruh komponen, mengulang kembali kesuksesan pencegahan bencana kabut asap seperti tahun lalu. Bahkan kita bertekad tahun ini nol persen titik api," sebutnya.

Bupati Bengkalis mengatakan itu sebelum beranjak ke Hotel Pangeran, Pekanbaru, guna mengikuti kegiatan Komitmen Bersama Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan Pelaku Usaha Perkebunan yang berada di Provinsi Riau.

Apel Kesiapan Satgas yang dikomandoi Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Rizal Faizal Helmi, turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei, dan Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung.

Kemudian, Komandan Korem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Henri Alfiandi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau Edwar Sanger, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain.

Sementara itu, selain Bupati Bengkalis, turut terlihat hadir bupati/walikota se Provinsi Riau, anggota Forkopimda kabupaten/kota atau yang mewakili, dan tamu undangan lainnya.

Masih kata Bupati Amril, kesuksesan dalam mencegah terjadinya Karhutla yang berakibat pada bencana kabut asap, tidak akan terealisasi jika hanya dilakukan oleh sejumlah lembaga negara saja.

“Pemerintah daerah, TNI maupun Polri tidak akan maksimal mencegah terjadinya Karhutla. Tapi, jika semua elemen seperti organisasi kemasyarakatan dan masyarakat pada umumnya bersatu padu ikut aktif dalam pencegahan kebakaran, maka besar kemungkinan bencana asap tidak terjadi,” jelasnya.

Untuk itu, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis, Amril meminta agar peduli dengan lingkungan. Jangan mendahulukan kepentingan pribadi atau kelompok. Tetapi pikirkan kepentingan bersama, kepentingan masyarakat.*** (humas)




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan