Wawancara

Penyakit karena Urine Tikus Ini Renggut 10 Nyawa di Gunungkidul

YOGYAKARTA (MR) - Kasus Leptospirosis di Yogyakarta masuk dalam kondisi yang memprihatinkan. Seperti di kabupaten Gunungkidul, selama tahun 2017 terdapat 34 kasus penyakit yang ditularkan salah satunya urine tikus ini merenggut nyawa 10 orang.

Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Zoonesis Dinas Kesehatan Gunungkidul Yudo Hendratmo menyampaikan dari data yang masuk ke Dinas Kesehatan sampai hari ini ke 34 kasus ini berada di zona utara Gunungkidul, yakni berada di puskesmas Patuk 1 dan 2; Puskesmas Gedangsari 1 dan 2; Puskesmas Nglipar 2 dan Puskesmas Ngawen 1.

Dari jumlah tersebut, 15 orang masih suspect atau dugaan, dan sisanya atau 19 orang dari hasil laboratorium postif menderita leptospirosis. "Dari kesuluruhan kasus ini 10 penderita leptospirosis yang meninggal, namun baru 1 orang yang dinyatakan meninggalnya karena leptopirosis seusai dengan surat KDRS (Kewaspadaan Dini Rumah Sakit) yang dikeluarkan," katanya, Selasa 21 Maret.

Celaka.. Dua Warga Bali Positif Mengidap Meningitis Babi

Sampai saat ini pihak rumah sakit belum mengeluarkan 9 orang yang meninggal, meski sebelumnya sudah postif terkena penyakit akibat bakteri Leptospira sp. Adapun Ke 10 orang ini meninggal berasal dari Kecamatan Nglipar 2 orang, Patuk 6 orang, dan kecamatan Gedangsari 2 orang.

"Sekali lagi yang meninggal karena penyakit leptopirosis ada 1 orang sesuai dengan KDRS. Lainnya belum diketahui," tandasnya.

Yudo menjelaskan, kasus penyakit leptospirosis ini meningkat dari tahun 2016 lalu. Tahun lalu data yang masuk ke dinas kesehatan hanya 4 kasus, 3 yang dinyatakan positif. "Tahun lalu dari ketiga orang yang positif lepstopirosis tersebut semuanya meninggal," imbuhnya

Sampai saat ini, Lanjut Yudo, pihak pemkab Gunungkidul, dan dinas kesehatan belum menyatakan kasus ini sebagai kejadian luar biasa.

Sekadar informasi, Leptospirosis termasuk penyakit sistemik yang mempengaruhi tubuh secara keseluruhan. Masa inkubasi leptospirosis adalah 2 hari sampai 4 minggu setelah terinfeksi.

Seperti kasus infeksi lain, salah satu gejala yang paling menonjol dari leptospirosis adalah munculnya demam dan naiknya suhu tubuh.*** (okezone)




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan