Buwas: Kita Bersih-Bersih Betul, Oknum Aparat Negara Terlibat Jaringan Narkoba
Sejauh ini, semua pimpinan lembaga terkait sangat kooperatif dengan BNN dalam mempersempit ruang gerak dan bahkan menangkap oknum demikian. Buktinya, Panglima TNI dan Kapolri melakukan respons luar biasa bekerja sama dengan BNN.
Misalnya, TNI siap melakukan tes urine, rambut, dan darah anggota TNI untuk mencegah pemakai narkoba. Panglima TNI juga komit kalau ada anggotanya terlibat narkoba akan dipecat.
Di BNN sendiri, setiap personil wajib membuat pernyataan tertulis tak memakai narkoba, dimana yang melanggar langsung dipecat dan diajukan ke pengadilan. Setidaknya sudah ada empat anggotanya yang terkena dampak kebijakan itu.
"Harapan kami BNN bersih, tidak ada oknum BNN yang terkontaminasi mengkhianati tugasnya," tukas Buwas.
Dengan Polri sendiri, kerja sama sudah jauh lebih baik. Dulu, antara aparat Polri dan BNN memiliki ego sektoral dan saling bersaing. Padahal semuanya dari kesatuan yang sama, Korps Bhayangkara.
"Oknum polisi masuk jadi bandar, saya sampaikan ke Wakapolri harus dipecat. Ada rehabilitasi anggota Polri di BNN, kami tolak. Harusnya dipecat karena mereka aparat penegak hukum," tandasnya.
"Ke depan kita harus lakukan tindakan tegas, dengan melakukan penguatan, termasuk melibatkan berbagai elemen. Keterbatasan peralatan ada, tapi kami tidak menyerah dengan keterbatasan kami," jelas Buwas.***
Sumber: Beritasatu.com
